Sabtu, 14 Juni 2014

Hetalia Fanfic: Psyco Trio! Chapter 1: The Beginning.

Desclaimer: Hetalia milik Hidekaz Himaruya

19:00, Sicilly, Italia
Bell menatap panorama malam kota Sicilly dari Jendela kamarnya yang memang lumayan besar. Manik Hazel di matanya tampak jeli memperhatikan setiap pemandangan didepan matanya. "hhh.." Bell menghela nafas bosan sekali malam ini. Dia, dan kedua adiknya, Ann, dan Hana dilarang keluar rumah oleh ibunya. Padahal ibunya tahu bahwa mereka gampang bosan. "Bell? kau disana?" tanya Ann, adik Bell yang hanya berjarak 1 tahun darinya. Tetapi, tinggi badan Ann lebih tinggi daripada Bell. itu membuat orang-orang sekitar terkadang salah mengira siapa yang paling tua.

"ya, aku disini. Ada apa Ann?" tanya Bell. "Ayah, telah dibunuh." jawab Ann. "apa?!!" seru Bell. "kenapa bisa?" tanya Bell. "biasa, dia terbunuh oleh mafia seperti dirinya." jawab Ann sambil memutar bola matanya. "dan, Ayah ingin kau melanjutkan karirnya sebagai Bos mafia." lanjut Ann. Bell berpikir keras. ia sama sekali tidak mengkhawatirkan dirinya, ataupun Ann. dia mengkhawatirkan Hana, adiknya yang paling kecil. memang sih, harus Bell akui, Hana sangat lihai dalam bertarung dengan Katana miliknya. tetapi, Hana memiliki daya tahan tubuh yang lumayan lemah.

"Darimana kau tahu itu, Ann? kitakan tak diperbolehkan keluar?" tanya Bell. "salah satu suruhan Ayah datang untuk menjemput kita, dan Hana." jawab Ann. "baiklah. ayo kita kesana." kata Bell sambil beranjak keluar kamar menuju ruang tengah. tampak Hana sudah duduk bersama 3 orang yang sepertinya suruhan Ayahnya. "Mia Bambina, apa yang kau lakukan disini?" tanya Bell. "bertanya tentang urusan Ayah yang belum selesai." jawab Hana. "itu benar. dan, tadi pagi, ada utusan dari mafia Vargas." kata salah satu suruhan Ayah mereka. "oh. dan, siapa kau?" tanya Bell. "Joe, nona Bell." jawab orang itu. "baiklah Joe, tolong atur pertemuan dengan Vargas. aku ingin segera bertemu dengan mereka. oh! dan, beritahu mereka. Bella Victor, anak dari Bos mafia terdahulu, telah menggantikan ayahnya." perintah Bell.

TBC 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar